Dikerja Bukan Dicerita

Kebakaran di Maccini Makassar Hanguskan 8 Rumah, Bocah 7 Tahun Jadi Korban

Avatar
_Ilustrasi kebakaran rumah/Foto: Ciciai*

HARAPAN-BARU.NET, Makassar – Sabtu malam (20/9) menjadi malam penuh duka bagi warga di Jalan Teluk Bayur, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

BACA JUGA:  Bupati Bulukumba Hadiri Malam Ramah Tamah HUT RI ke-80 di Bulukumpa, SDN 58 Tanete Raih Juara Umum
Api yang berkobar sekitar pukul 22.30 WITA melahap delapan rumah semi permanen.

Tragisnya, seorang anak perempuan berusia tujuh tahun meninggal dunia akibat terjebak dalam kobaran api.

Detik-detik Api Berkobar

Suasana malam yang biasanya tenang mendadak berubah panik ketika warga melihat asap pekat membumbung tinggi dari salah satu rumah. Dalam hitungan menit, api cepat merambat ke bangunan lain yang berdiri berdekatan.

BACA JUGA:  Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, RSUD Bulukumba Sosialisasikan Deteksi dan Penanganan Kehamilan Risiko Tinggi
Teriakan minta tolong bercampur dengan suara sirine mobil pemadam kebakaran yang datang setelah warga melapor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, membenarkan peristiwa ini.


Iya, delapan rumah semi permanen terdampak dan satu anak berusia 7 tahun menjadi korban,” ujarnya, dilansir dari laman Cnn Indonesia, Minggu (21/9).


Upaya Pemadaman

Dinas Pemadam Kebakaran Makassar mengerahkan 29 unit armada untuk menjinakkan api. Petugas bekerja keras di tengah kerumunan warga yang panik dan kelelahan.

Setelah hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WITA, Minggu dini hari.

BACA JUGA:  Gelombang Penjarahan di Jakarta: Rumah Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, hingga Sri Mulyani Jadi Sasaran Amarah Rakyat
Meski demikian, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.

“Api berasal dari salah satu rumah warga yang sudah membesar. Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,” tambah Fadli.

Pemerintah setempat bersama BPBD Makassar berkoordinasi untuk memberikan bantuan darurat bagi korban terdampak, termasuk kebutuhan sandang, pangan, dan tempat penampungan sementara.