Segenggam Beras, Segenggam Senyum: PKK Bontosunggu Bangun Gerakan Sosial Berbasis Kebersamaan

Avatar

HARAPAN-BARU.NET, BULUKUMBA – Setiap Jumat sore di Desa Bontosunggu, Lapangan H. Allu yang biasanya menjadi tempat senam bersama warga, menyimpan cerita lain tentang kebersamaan.

Tepat di depan SMA Negeri 7 Bulukumba, tangan-tangan sederhana warga mengulurkan segenggam beras, menyemai harapan lewat program yang dinamai “Segenggam Beras, Segenggam Senyum.”

BACA JUGA:  Rekor MURI Minum Kopi Gula Aren Peserta Terbanyak Terukir di Festival Pinisi Bulukumba 2025
Program yang digagas oleh Tim Penggerak PKK Desa Bontosunggu ini sederhana, namun sarat makna.

Warga dipersilakan membawa donasi—baik berupa segenggam beras atau bentuk bantuan lainnya—sebelum mengikuti senam rutin.

BACA JUGA:  Festival Pinisi XV 2025 Bulukumba Diundur ke 23–25 Oktober, Akan Lebih Meriah
Hasil sumbangan itu kemudian dikumpulkan dan disalurkan setiap Minggu keempat tiap bulan kepada keluarga yang membutuhkan, khususnya mereka yang belum terjangkau program bantuan sosial.

Ketua TP PKK Desa Bontosunggu menuturkan, program ini lahir dari rasa kepedulian dan semangat untuk saling menopang.

Sedikit yang kita berikan, jika dikumpulkan bersama-sama, Insya Allah bisa membawa manfaat besar dan menghadirkan senyum bagi saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya dengan penuh keyakinan, Jumat, 26/09.

Lebih dari sekadar amal sosial, gerakan ini juga mengandung makna spiritual.

BACA JUGA:  Kepala OPD Komitmen Laksanakan Anggaran 2022, Andi Utta : Jangan Sampai Anggaran Kembali ke Pusat
Ketua PKK menegaskan, inisiatif ini terinspirasi dari firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, yang menggambarkan sedekah sebagai benih yang tumbuh menjadi tujuh bulir, dengan seratus biji pada tiap bulirnya.

“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki…”

Ayat itu memberi pesan bahwa sekecil apa pun sedekah, jika dilakukan dengan ikhlas, akan berlipat ganda manfaatnya, bukan hanya bagi penerima, tetapi juga bagi pemberi.

“Segenggam Beras, Segenggam Senyum” pun menjelma lebih dari sekadar program sosial; ia menjadi gerakan moral, wadah menanam amal jariyah, dan simbol kebersamaan desa.

BACA JUGA:  Warga Tumpah Ruah di Maulid Akbar Bulukumba, Dua Pegawai Raih Hadiah Umrah
Dari butir-butir beras yang terkumpul, mengalir senyum tulus dari mereka yang menerima, sekaligus doa keberkahan bagi mereka yang memberi.

PKK Desa Bontosunggu berharap gerakan ini terus berlanjut, menumbuhkan budaya berbagi di tengah masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.

Karena di balik segenggam beras, tersimpan segenggam cinta yang dapat mengubah wajah kehidupan menjadi lebih sejahtera dan penuh berkah.