Kapolsek Ujung Loe Bertemu Wakapolri: Keteladanan dari Tanah Bulukumba yang Menginspirasi Polri

Avatar

HARAPAN-BARU.NET, Jakarta — Di balik seragam putih yang sederhana dan langkah sigapnya menjaga ketertiban di Ujung Loe, Bulukumba, ada sosok polisi yang tiba-tiba mencuri perhatian publik Indonesia.

Namanya Iptu Rudi Adri Purwanto, Kapolsek Ujung Loe yang viral karena sebuah video haru—momen ketika warga memberi kejutan ulang tahun hingga membuatnya meneteskan air mata. Viral itulah yang mengantarkan Rudi bertemu dengan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta.

Pertemuan itu berlangsung hangat. Didampingi Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, Iptu Rudi menceritakan kisah di balik kedekatannya dengan masyarakat Ujung Loe—kedekatan yang ternyata bukan dibuat-buat, melainkan tumbuh dari konsistensi hadir dan bekerja dengan hati.

Apresiasi dari Wakapolri: “Ini Teladan Polisi Masa Depan”

Komjen Dedi tak menyembunyikan kekagumannya. Ia menyampaikan apresiasi langsung kepada Rudi sebagai representasi nyata polisi yang hadir, melayani, dan dicintai masyarakat.

 “Saya menyampaikan apresiasi kepada Iptu Rudi dan para kapolres serta kapolsek yang telah memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan kinerja yang baik kepada masyarakat,” ujar Komjen Dedi di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025).

BACA JUGA:  Belanja Negara 2026: Sri Mulyani Optimalkan TKD untuk Dongkrak Pembangunan dan Kesejahteraan di Daerah
Bagi Wakapolri, apa yang dilakukan Rudi adalah contoh kepemimpinan lapangan yang ideal—pemimpin yang tidak hanya memerintah, tetapi turun langsung menyapa, merangkul, dan mendengar warganya.

Dekat dengan Masyarakat: Kunci Utama Penjaga Kamtibmas

Dalam pertemuan itu, ketiganya sepakat bahwa inti tugas seorang polisi adalah kedekatan dengan masyarakat. Komjen Dedi menegaskan bahwa semakin terbangun hubungan yang hangat antara polisi dan warga, semakin cepat pula potensi gangguan dapat diketahui dan diatasi.

“Seluruh persoalan di wilayah harus dapat ditangani langsung oleh pemimpin lapangan. Kedekatan dengan masyarakat adalah kunci utama. Semakin dekat hubungan itu, semakin cepat informasi diperoleh sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Dedi menyatakan telah memerintahkan penerbitan surat telegram untuk melakukan renovasi terhadap bangunan polsek dan polres yang tidak layak, agar polisi di daerah dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

BACA JUGA:  Tarkam Dimulai Besok, Andi Utta Dijadwakan Lepas Seribu Peserta Fun Run
Dari Viral ke Mabes Polri: Kisah Seorang Kapolsek yang Dicintai Warga

Video yang mengantar Iptu Rudi ke Mabes Polri telah ditonton jutaan kali. Dalam rekaman itu, tampak Rudi sedang memantau situasi pasca-pertandingan sepak bola Bhabinkamtibmas Cup.

Ketika situasi mulai memanas, tiba-tiba sejumlah warga datang membawakan kue ulang tahun sambil menyanyikan “Selamat Ulang Tahun”.

Rudi, yang sejak awal sigap menjaga keamanan, langsung terdiam. Air matanya tumpah di hadapan warga Ujung Loe—mereka yang selama ini ia layani tanpa jarak. Momen itu dinilai publik sebagai bentuk hubungan manusiawi antara polisi dan masyarakat.

BACA JUGA:  Langkah Serius Prabowo Perkuat Kepolisian: Komisi Reformasi Polri Resmi Mulai Bekerja
Putrinya, Anindhytia, turut membagikan kabar kebanggaan keluarga itu melalui unggahan video di TikTok. Ia bercerita bahwa ayahnya dipanggil untuk podcast di STIK Jakarta, memberi kuliah umum di Akpol Semarang, hingga menjadi pemateri di SIP Sukabumi.

Diundang Mengajar di Lembaga Pendidikan Polri

Prestasi Iptu Rudi tak berhenti pada viral semata. Wakapolri mengungkapkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memberikan apresiasi dan meminta Rudi membagikan pengalamannya kepada para calon perwira.

Ia mengisi kuliah umum di PTIK Lemdiklat Polri Jakarta Selatan pada Senin (24/11). Esoknya, ia tampil di Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Sukabumi, lalu berbagi pengalaman di Akademi Kepolisian (Akpol) pada Kamis (27/11).

“Kita ingin pola kepemimpinan yang melayani menjadi karakter Polri di masa depan. Mari bekerja dengan hati, menjaga marwah institusi dan memastikan masyarakat merasa dilindungi,” pesan Komjen Dedi.

Dari Secaba 1993 ke Panggung Nasional

Siapa sangka, seorang lulusan Secaba 1993 yang baru menjadi perwira setelah mengikuti pendidikan alih golongan pada 2019, kini menjadi inspirasi nasional. Karier Iptu Rudi mungkin sederhana, tetapi ketulusannya menghidupkan kembali harapan masyarakat terhadap Polri yang humanis.

BACA JUGA:  Turnamen Voli Kalumeme: Tim Pertamina Libas Balleanging 3-2, Lolos ke Final Hadapi Bantaeng
Semangat Baru Polri dari Ujung Loe

Kisah ini bukan hanya tentang seorang kapolsek yang viral. Ini tentang bagaimana kehadiran polisi di tengah masyarakat dapat menciptakan rasa aman dan kedekatan emosional yang jarang terlihat.

Dari lapangan bola Ujung Loe yang sederhana hingga podium Mabes Polri, perjalanan Iptu Rudi membuktikan bahwa integritas, ketulusan, dan pelayanan nyata selalu menemukan jalannya.

Polri yang dekat dengan masyarakat—itulah pesan yang ingin ditegaskan Wakapolri, dan itulah yang telah dilakukan Iptu Rudi Adri Purwanto.