Cuaca Ekstrem Ancam di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Avatar

HARAPAN-BARU.NET, Makassar— BMKG Wilayah Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Selasa (19/5/2026) siang.

Sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Dalam peringatan yang dirilis pukul 13.00 WITA, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 13.30 WITA dan berpotensi berlangsung hingga pukul 15.30 WITA.

BACA JUGA:  Bulukumba Road To PORPROV Diawali dengan Dzikir dan Doa Bersama
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat meliputi Kabupaten Kepulauan Selayar, Bulukumba, Bantaeng, Barru, Pinrang, hingga Tana Toraja.

Di Kabupaten Kepulauan Selayar, hujan lebat diperkirakan terjadi di Kecamatan Pasimasunggu, Taka Bonerate, dan Pasimasunggu Timur. Sementara di Kabupaten Bulukumba, wilayah Kindang diprediksi mengalami kondisi serupa.

BMKG juga mencatat potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bantaeng seperti Bantaeng, Eremerasa, Tompo Bulu, dan Uluere.

BACA JUGA:  1.763 Nama PPPK Paruh Waktu Sulsel Diusulkan ke Pusat, DPRD: “Formasi Bukan Usulan Daerah"
Adapun di Kabupaten Barru, wilayah Tanete Rilau diprakirakan terdampak cuaca ekstrem.

Selain itu, Kabupaten Pinrang tepatnya di Kecamatan Lembang serta Kabupaten Tana Toraja di wilayah Mappak turut masuk dalam daftar daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

BMKG menyebut kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke sejumlah wilayah lain di Sulawesi Selatan. Beberapa daerah yang berpotensi terdampak antara lain Benteng, Bontoharu, Bontomanai, Bontosikuyu, Pasimarannu, dan Buki di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Potensi cuaca ekstrem juga diprediksi meluas ke wilayah Gantorang, Bulukumpa, Ujungloe, dan Rilauale di Kabupaten Bulukumba. Kemudian Kabupaten Jeneponto, Gowa, Sinjai, Pangkajene dan Kepulauan, Sidenreng Rappang, Enrekang, hingga Toraja Utara.

BACA JUGA:  Jaga Keamanan Laut, Satpolairud Polres Sinjai Rutin Patroli di Pelabuhan Cappa Ujung
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga genangan akibat intensitas hujan yang tinggi dan angin kencang.

Masyarakat juga diminta memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

BACA JUGA:  Pasca Demo DPRD, TNI-Polri Perketat Keamanan Lewat Patroli Skala Besar di Bulukumba
Sumber: www.bmkg.go.id